Pria Tewas Diduga Bunuh Diri dengan Melompat dari Jembatan Gladak Perak Lumajang

LUMAJANG – Seorang pria tanpa identitas ditemukan tewas di bawah Jembatan Gladak Perak, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Senin (13/7/2026) malam. Korban diduga mengakhiri hidupnya dengan melompat dari jembatan setinggi sekitar 40 meter ke aliran lahar Semeru di Sungai Regoyo, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro.

Peristiwa tersebut menggegerkan warga sekitar setelah jasad korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka berat akibat benturan keras. Dugaan aksi bunuh diri mencuat setelah warga menemukan sebuah tas berwarna biru yang tergeletak di tepi pembatas jembatan tanpa pemilik.

Keberadaan tas tersebut memicu kecurigaan warga, terlebih barang-barang milik korban diduga sengaja ditinggalkan di atas jembatan sebelum korban melompat ke dasar sungai.

Relawan di lokasi, Rubianto, mengatakan bahwa berdasarkan kondisi di tempat kejadian, korban diduga kuat melompat dari atas Jembatan Gladak Perak yang memiliki ketinggian sekitar 40 meter.

“Kemungkinan bunuh diri karena posisi tasnya ada di tepi jembatan,” ujar Rubianto saat berada di lokasi kejadian.

Ia juga menjelaskan bahwa korban mengalami luka yang sangat parah akibat terjatuh dari ketinggian. Korban mengalami cedera serius di bagian kepala serta patah pada tangan dan kaki.

“Kondisi luka korban ada di bagian kepala, patah tangan, dan patah kaki,” tambahnya.

Proses evakuasi jasad berlangsung cukup sulit karena medan di bawah jembatan yang curam dan berbatu. Petugas kepolisian bersama tim relawan membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk menjangkau dan mengevakuasi korban dari dasar sungai.

Setelah berhasil dievakuasi, jasad korban langsung dibawa ke RSUD dr. Haryoto Lumajang guna menjalani proses identifikasi serta pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Candipuro, AKP Lugito, mengatakan bahwa hingga kini identitas korban masih belum diketahui karena tidak ditemukan kartu identitas maupun dokumen pribadi pada tubuh korban.

“Saat ini fokus kita masih mengidentifikasi korban. Jasadnya sudah dibawa ke rumah sakit karena saat ditemukan memang tidak ada kartu identitas sama sekali pada diri yang bersangkutan,” ujar AKP Lugito.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban sekaligus memastikan kronologi serta penyebab pasti kematian pria tersebut.


DOKUMENTASI VIDEO

⚠️ WARNING ! Link berisi dokumentasi video/foto mengenai kematian, kekerasan tingkat tinggi, dan peristiwa tragis lainnya. Disarankan untuk melihat dengan hati-hati dan bijak.

🎬 DOKUMENTASI VIDEO (UNCENSORED):

Jika saat klik link mengarah ke situs lain atau ke iklan, langsung tekan kembali (back) dan klik ulang linknya untuk melihat video/foto tanpa sensor.

Membahas tentang kejadian kriminal, tragedi, dan berbagai macam peristiwa mengerikan yang terjadi di berbagai belahan dunia.

Tulis Komentar

You might also like

CREEPY ROOM adalah media informasi dan arsip dokumentasi kasus-kasus kelam dari berbagai belahan dunia. CREEPY ROOM menyajikan rangkuman insiden, kronologi, dan materi visual yang bersifat informatif serta kontekstual. Seluruh konten disusun untuk tujuan dokumentasi, referensi, dan edukasi.